Pusat Pendidikan Pertanian

The Center of Amazing Excellent Millennials Vocational Education on Agriculture in Indonesia
Jam Buka

Senin - Kamis 07.30 - 16.00 | Jumat 07.30 - 16.30

Terkini

Warta

Agenda

Upcoming Events

Sebagai sebuah pusat pendidikan utamanya dalam bidang pertanian di Indonesia, Pusat Pendidikan Pertanian mengemban tanggung jawab untuk turut serta mengedukasi sumber daya manusia pertanian dan masyarakat Indonesia melalui berbagai macam kegiatan dan acara.

Kabar Pendidikan

Info Kampus​

Pusat Pendidikan Pertanian menaungi 7 poltektan serta membina sekolah menengah kejuruan pertanian bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kementerian Pertanian melalui BPPSDMP saat ini menyelenggarakan pendidikan menengah vokasi pertanian di 3 (tiga) SMK-PP, dan 84 SMK bidang pertanian lainnya di bawah pemerintah daerah dan swasta atau yayasan.

Hi, I’m a Tooltip

Tekan pin pada gambar untuk informasi lebih lanjut.

135 +

Kerja Sama

297 +

Pengajar

2840 +

Peserta Didik

2674 +

Lulusan Terbaik

Kutipan Sepekan

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo

“Ketahanan suatu negara ditentukan oleh ketahanan pangan”

Kerja Sama

Kemitraan & Kolaborasi

Faktual​

Bicara Fakta​​

MANOKWARI – Petani milenial menjadi salah satu program prioritas Kementerian Pertanian. Program yang digagas sejak tahun 2019 di peruntukkan untuk anak bangsa agar terjun bersama membangun negeri melalui sektor pertanian. Hari ini, di hadapan Kepala Pusat Pendidikan (Pusdiktan), mahasiswa baru Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari komitmen menjadi petani Millenial yang akan mempelopori sektor pertanian di masa depan (10/09).

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, mengatakan perlu dilakukan regenerasi untuk meneruskan pertanian di Indonesia.
“Kita targetkan tercetak 2,5 juta petani milenial dalam lima tahun,” ujarnya. “Petani milenial harus terus didorong pertumbuhannya untuk mengoptimalkan peran pertanian ditangan generasi muda,” ungkap Syahrul.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa mencetak petani milenial yang mandiri, berdaya saing dan berjiwawirausaha, kami genjot perkembangannya melalui pendidikan vokasi pertanian.
“Kami ciptakan job seeker dan job creator yang siap memompa kreativitas dan produktivitas,” tutur Dedi.

Kehadiran kepala Pusdiktan, Idha Widi Arsanti dibumi kasuari membakar semangat para mahasiswa baru untuk menjadi pelopor yang berkecimpung diwirausaha pertanian. Kegiatan yang bertajuk kuliah umum diakhir kegiatan Masa Bimbingan Mahasiswa Baru (Mabidama), Idha memiliki harapan besar agar mahasiswa Polbangtan Manokwari mampu menjadi Petani Milenial yang akan membawa perubahan di tanah Papua

“Kami sangat ingin, petani milenial sebagian besar berasal dari tanah Papua dan sebagian besarnya itu adalah mahasiswa Polbangtan Manokwari,” kata Idha. “Seorang generasi milenial yang menjadi pelopor dan memiliki wirausaha pertanian harus mampu mengembangkan usahanya dengan memperluas jejaring hingga pangsa pasar yang menjadi target bisa tembus ke pasar ekspor,” tambahnya.

Selain itu, idha mengajak milenial terus dekat dengan petkembangan tekonologi sehingga bisa menjadi Petani Milenial yang terus maju, mandiri dan modern. “Untuk memudahkan kalian berdaptasi dengan dengan dunia kerja, Polbangtan Manokwari sudah menggandeng beberapa Dunia Usaha dan Dunia Industri yang menjadi wadah kalian dalam melakukan praktek lapangan yang tentunya akan menunjang kalian menjadi lulusan yang kompeten,” tutup Idha.

Belajar Pertanian

VOKA-PEDIA

Sektor pertanian memiliki informasi dan istilah khusus di dalam beragam aktivitas bidang pertanian. Voka-Pedia atau Vokasi Ensiklopedia dibuat dengan tujuan menjadi kamus rujukan bagi Pusat Pendidikan Pertanian Kementerian Pertanian, yang menyediakan uraian ratusan istilah informasi yang disusun sesuai abjad yang berkaitan dengan dunia pertanian.

MEDIA

Galeri Pusdiktan

Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS)