Pusat Pendidikan Pertanian

The Center of Amazing Excellent Millennials Vocational Education on Agriculture in Indonesia
Jam Buka

Senin - Kamis 07.30 - 16.00 | Jumat 07.30 - 16.30

Terkini

Warta

Klik pada gambar untuk download file LAKIN 2021

Agenda

Upcoming Events

Sebagai sebuah pusat pendidikan utamanya dalam bidang pertanian di Indonesia, Pusat Pendidikan Pertanian mengemban tanggung jawab untuk turut serta mengedukasi sumber daya manusia pertanian dan masyarakat Indonesia melalui berbagai macam kegiatan dan acara.

Kabar Pendidikan

Info Kampus​

Pusat Pendidikan Pertanian menaungi 7 poltektan serta membina sekolah menengah kejuruan pertanian bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kementerian Pertanian melalui BPPSDMP saat ini menyelenggarakan pendidikan menengah vokasi pertanian di 3 (tiga) SMK-PP, dan 84 SMK bidang pertanian lainnya di bawah pemerintah daerah dan swasta atau yayasan.

Hi, I’m a Tooltip

Tekan pin pada gambar untuk informasi lebih lanjut.

135 +

Kerja Sama

297 +

Pengajar

2840 +

Peserta Didik

2674 +

Lulusan Terbaik

Kutipan Sepekan

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo

“Ketahanan suatu negara ditentukan oleh ketahanan pangan”

Kerja Sama

Kemitraan & Kolaborasi

Faktual​

Bicara Fakta​​

JAKARTA – Sadar akan tingginya peran Sumber Daya Manusia (SDM), Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo dalam berbagai kesempatan selalu mendorong insan pertanian menjadi yang unggul, profesional dan adaptif. Pasalnya, SDM menjadi kunci penting dalam pembangunan pertanian untuk menghadapi berbagai tantangan dan ancaman.

 

“Saat ini sudah saatnya para agen perubahan di bidang pertanian menjadi delegasi di masyarakat. Mereka harus mampu mengubah persepsi anak muda tentang pertanian yang selalu dianggap kotor. Masyarakat luas harus tahu bahwa pertanian itu profesi yang penting di Indonesia,” tuturnya.

 

Sejalan dengan hal tersebut, Kementan terus berupaya untuk mengubah wajah sektor pertanian menjadi sektor yang menjanjikan khususnya bagi generasi millenial. Tak hanya memfasilitasi, melatih serta memberikan kesempatan untuk mengembangkan usahanya, Kementan juga melakukan pemilihan Young Ambassador.

 

Di tahun 2022, Kementan melalui Youth Entrepreneurship and Employment Support Service (YESS) programme membuka kesempatan bagi petani dan wirausaha muda pertanian yang berusia antara 17-35 tahun untuk mengikuti seleksi Young Ambassador.

 

Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi saat press conference persiapan Penjurian dan Pengukuhan Young Ambassador Program YESS Tahun 2022 mengatakan bahwa di tahun ini telah terpilih 27 nominee yang akan mengikuti tahap selanjutnya dalam ajang bergengsi tersebut.

 

“Mereka merupakan hasil seleksi dari 50 peserta yang mengikuti bootcamp yang dilaksanakan di bulan Maret lalu. Nantinya mereka akan diseleksi kembali hingga hanya 15 peserta yang akan dikukuhkan menjadi Young Ambassador Program YESS Tahun 2022”, jelas Dedi kepada awak media.

 

Dedi berharap, Young Ambassador yang terpilih nantinya dapat resonansi bagi kaum milenial dan lingkungan mereka tinggal.
“Saya berharap kalian peserta Young Ambassador menjadi petani pengusaha pertanian yang handal. Kalian nantinya harus mampu menginspirasi dan memotivasi kaum muda untuk memasuki sektor pertanian”, pesan Dedi kepada 27 nominee yang tergabung secara online.

 

Tak hanya menjadi duta program YESS semata, namun Young Ambassador diharapkan dapat menampilkan peluang usaha pertanian di on farm, tapi juga off farm.
“Petani milenial mempunyai peran strategis dalam pembangunan pertanian. Apalagi dalam waktu 10-20 tahun mendatang, pertanian akan berada di tangan generasi muda”, ucapnya.

 

Karena itu Dedi berpesan agar peserta Young Ambassador mempersiapkan diri untuk meningkatkan intelektual tak hanya pada saat penjurian saja, tetapi setelah menjadi Young Ambassador nantinya.

 

Kepala Pusat Pendidikan Pertanian BPPSDMP, Idha Widi Arsanti menambahkan, kegiatan Young Ambassador ini merupakan perhelatan pertama kali berlangung. Untuk peserta kali ini merupakan hasil usulan Unit Pelayanan Teknis (UPT) BPPSDMP, Duta Petani Milenial/Duta Petani Andalan (DPM/DPA) dan dinas pertanian di daerah.

 

“Awalnya ada 50 peserta, tapi setelah bothcamp terpilih 27 nominee yang akan mengikuti tahap selanjutnya,” ujarnya. Dalam tahap seleksi kriteria untuk bisa lolos diantaranya, tidak hanya soal skala usaha baik ide konsep usaha dan rencana pengembangan, tapi juga kemampuan komunikasi dan komitmen menjadi Young Ambassador.

 

Karena itu lanjut Santi, saat bootcamp, calon Young Ambassador mendapatkan pembekalan mengenai pengembangan agribisnis, kemampuan bicara di depan publik, penggunaan media dan kepemimpinan. “Pembekalan ini untuk mempersiapkan mereka untuk bisa melaksanakan tugas sebagai Young Ambassador,” katanya. (NL)

Belajar Pertanian

VOKA-PEDIA

Sektor pertanian memiliki informasi dan istilah khusus di dalam beragam aktivitas bidang pertanian. Voka-Pedia atau Vokasi Ensiklopedia dibuat dengan tujuan menjadi kamus rujukan bagi Pusat Pendidikan Pertanian Kementerian Pertanian, yang menyediakan uraian ratusan istilah informasi yang disusun sesuai abjad yang berkaitan dengan dunia pertanian.

MEDIA

Galeri Pusdiktan

Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS)