Pusat Pendidikan Pertanian

The Center of Amazing Excellent Millennials Vocational Education on Agriculture in Indonesia
E-mail

pusdiktan@pertanian.go.id

Jam Buka

Senin - Kamis 07.30 - 16.00 | Jumat 07.30 - 16.30

Terkini

Warta

Silahkan klik flyer untuk informasi lebih lanjut

Agenda

Upcoming Events

Sebagai sebuah pusat pendidikan utamanya dalam bidang pertanian di Indonesia, Pusat Pendidikan Pertanian mengemban tanggung jawab untuk turut serta mengedukasi sumber daya manusia pertanian dan masyarakat Indonesia melalui berbagai macam kegiatan dan acara.

Kabar Pendidikan

Info Kampus​

Pusat Pendidikan Pertanian menaungi 7 poltektan serta membina sekolah menengah kejuruan pertanian bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kementerian Pertanian melalui BPPSDMP saat ini menyelenggarakan pendidikan menengah vokasi pertanian di 3 (tiga) SMK-PP, dan 84 SMK bidang pertanian lainnya di bawah pemerintah daerah dan swasta atau yayasan.

Hi, I’m a Tooltip

Tekan pin pada gambar untuk informasi lebih lanjut.

135 +

Kerja Sama

297 +

Pengajar

2840 +

Peserta Didik

2674 +

Lulusan Terbaik

Kerja Sama

Kemitraan & Kolaborasi

Faktual​

Bicara Fakta​​

TANGGERANG – PT. Pratama Nusantara Sakti (PT. PNS) anggota dari Gabungan Pengusaha Gula Indonesia (GAPINDO) perkuat rencana program program beasiswa kepada masyarakat dilingkungan Perusahaan PT. Pratama Nusantara Sakti dengan hadir di Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) Serpong pada hari rabu (17/04/2024).

Dalam pertemuan tersebut, PT. Pratama Nusantara Sakti disambut oleh Wakil Direktur I Bidang Akademik, Kepala Program Studi Teknologi Mekanisasi Pertanian, beserta jajaran civitas akademika PEPI. Dengan kesamaan visi PT Pratama Nusantara Sakti merupakan perusahaan gula dataran rendah dan atau rawa pertama dan terbesar di Indonesia yang menjadi prioritas untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan swasembada gula.

Mendukung program tersebut diperlunya memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) diantaranya meningkatkan kualitas SDM, tidak ada cara lain kecuali melalui peningkatan mutu pendidikan dengan berkerjasama dalam meningkatkan mutu SDM bidang pertanian.

Hal senada juga disampaikan, Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan kebutuhan tenaga kerja di bidang pergulaan masing kurang peminatnya. Oleh sebab itu hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi BPPSDMP untuk memenuhi kebutuhan tersebut sehingga dapat melahirkan lulusan tenaga kerja terbaik.

Kementerian Pertanian (Kementan) konsisten dalam mendukung para agropreneur muda dalam peningkatan mutu pertanian dari hulu hingga hilir. Diperlukannya tongkat estafet pertanian harus segera diberikan kepada generasi milenial. sebab merekalah yang akan meneruskan sektor pertanian yang akan semakin mandiri, maju dan modern.

Hal senada disampaikan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan [BPPSDMP] Dedi Nursyamsi yang mengatakan generasi milenial didorong untuk mengambil peran khususnya di sektor industri tebu dan gula.

“Melalui pendidikan vokasi, Kementan melahirkan SDM yang kompetitif sebagai tenaga kerja industri tebu yang andal dan unggul selaku job seeker serta sebagai pengusaha pertanian milenial andal, kreatif, inovatif, profesional, serta mampu menyerap lapangan pekerjaan sektor industri tebu Indonesia sebanyak mungkin”, kata Dedi.

Seluruh unit pelaksana teknis (UPT) pendidikan vokasi dibawah naungan Kementan yang dikoordinasikan BPPSDMP antara lain Polbangtan, PEPI, dan SMKPP pun turut serta dalam implementasi kerjasama ini.

Penyelarasan kurikulum mencakup kajian budidaya/produksi tebu pada lahan ekstrim dan rawa yang menuntut pengusaaan teknologi terapan tertentu, serta kemampuan penggunaan peralatan otomasi yang modern.

Andy Saryoko selaku Wakil Direktur I menyatakan bahwa akan dilaksanakan bahasan implementasi terkait link and match kurikulum, permagangan, penerimaan mahasiswa baru, dan serapan lulusan melalui ikatan kontrak kerja.

Nantinya lulusan PEPI memiliki kompetensi spesifik yang dibutuhkan diantaranya mampu menerapkan berbagai jenis sistem irigasi berbasis crop requirement dan neraca air sesuai agroekosistemnya, mampu melakukan pemeliharaan dan perbaikan komponen pada jenis sistem irigasi sesuai standar operasionalnya.

“Dimana kompetensi tersebut dibutuhkan oleh PT. Pratama Nusantara Sakti sebagai pengembangan pengetahunuan SDM yang diinginkan”, tegas Andi

Serta moderninasi peralatan pengolahan tebu di pabrik tebu ini tentu diharapkan akan menarik lulusan PEPI untuk bekerja di industri gula. Diperlukan komitmen bersama untuk memastikan implementasi dalam memajukan sektor perkebunan tebu di Indonesia serta menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan siap berkontribusi dalam industri gula nasional.

AL Widyasworo selaku HRGA PT. PNS menyatakan bahwa kerjasama dengan PEPI adalah solusi yang tepat karena PEPI merupakan salah satu rujukan buat kami. Karena kami melihat secara program juga PEPI cukup lengkap. Sehingga harapannya kerja sama lebih baik ke depannya.
Disisi lain untuk meningkatkan kualitas sumber daya karyawan PT. PNS, serta meningkatkan sumber daya di sekitar PT. PNS. Tak hanya itu saja, nantinya PT. PNS akan melakukan sosialisasi terkait PEPI sebagai salah satu pelaksana pendidikan vokasi dibawah naungan Kementan.

“Setelah mendengar secara langsung, mengenai PEPI diharapkan semakin banyak generasi muda di yang ada di PT. PNS dapat mendaftar ke PEPI baik melalui jalur kerjasama maupun jalur umum. Harapannya itu bisa mendongkrak skill atau menciptakan sumber daya sumber daya manusia yang siap tempur itu siap bekerja untuk berkontribusi dalam dunia”, ujar AL Widyasworo.

Belajar Pertanian

VOKA-PEDIA

Sektor pertanian memiliki informasi dan istilah khusus di dalam beragam aktivitas bidang pertanian. Voka-Pedia atau Vokasi Ensiklopedia dibuat dengan tujuan menjadi kamus rujukan bagi Pusat Pendidikan Pertanian Kementerian Pertanian, yang menyediakan uraian ratusan istilah informasi yang disusun sesuai abjad yang berkaitan dengan dunia pertanian.

MEDIA

Galeri Pusdiktan

Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS)