Pusat Pendidikan Pertanian

The Center of Amazing Excellent Millennials Vocational Education on Agriculture in Indonesia
Jam Buka

Senin - Kamis 07.30 - 16.00 | Jumat 07.30 - 16.30

Terkini

Warta

Agenda

Upcoming Events

Sebagai sebuah pusat pendidikan utamanya dalam bidang pertanian di Indonesia, Pusat Pendidikan Pertanian mengemban tanggung jawab untuk turut serta mengedukasi sumber daya manusia pertanian dan masyarakat Indonesia melalui berbagai macam kegiatan dan acara.

Kabar Pendidikan

Info Kampus​

Pusat Pendidikan Pertanian menaungi 7 poltektan serta membina sekolah menengah kejuruan pertanian bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kementerian Pertanian melalui BPPSDMP saat ini menyelenggarakan pendidikan menengah vokasi pertanian di 3 (tiga) SMK-PP, dan 84 SMK bidang pertanian lainnya di bawah pemerintah daerah dan swasta atau yayasan.

Hi, I’m a Tooltip

Tekan pin pada gambar untuk informasi lebih lanjut.

135 +

Kerja Sama

297 +

Pengajar

2840 +

Peserta Didik

2674 +

Lulusan Terbaik

Kutipan Sepekan

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo

“Ketahanan suatu negara ditentukan oleh ketahanan pangan”

Kerja Sama

Kemitraan & Kolaborasi

Faktual​

Bicara Fakta​​

PALEMBANG – Jelang Hari Raya Idul Adha 1443H/2022, Kementerian Pertanian mulai mengawal sekaligus mengawasi ketersediaan dan harga 12 bahan pangan pokok.

Bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumatera Selatan, Kementan melalui Pusat Pendidikan Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP), mengunjungi Pasar Perumnas Sako Palembang dan Peternakan Kandang Sapi Pak Suroyo merupakan salah satu pemasok sapi untuk qurban idul adha, pada Kamis (09/06).

“Kepastian pasokan dan harga bahan pangan jelang Hari Besar Keagamaan Nasional akan terus dipantau lewat tim khusus yang kita bentuk,” demikian kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Senada, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi, memastikan pihaknya akan turun ke lapangan guna menjamin produksi pangan terus tersedia. “Untuk menjamin pangan selalu tersedia, petani terus turun ke lapang, penyuluh pun turun ke lapang memastikan produksi terus berjalan. Dalam kondisi apapun, pertanian tidak boleh berhenti,” kata Dedi Nursyamsi.

Adapun pengawalan ini dilakukan terhadap 12 bahan pangan pokok termasuk beras, jagung, kedelai, bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, cabai rawit merah, daging sapi, daging ayam ras, telur ayam ras, gula, dan minyak goreng. Dilaporkan, harga cabai rawit merah dan bawang merah di Sumatera Selatan mengalami kenaikan. Saat ini harga cabai rawit merah ada di angka Rp 80.000 per kilogram (kg), sedangkan harga bawang merah yaitu Rp 52.000 per kg.

Berikutnya, untuk daging ayam meski sempat turun di harga Rp 33.000 per kg, kini sudah melonjak di harga Rp 35.000 sekilonya. Sejumlah pedagang daging ayam pun ikut mengeluhkan hambatan terkait modal yang mahal. Sementara untuk beras, masih berada di harga yang stabil, yaitu Rp 19.000 sampai dengan Rp 20.000 per kg. Lalu untuk telur juga mengalami kenaikan sekitar Rp 2.000 per kg. Pada bulan Mei, telur masih ada di harga Rp 25.000 per kg, namun saat ini sudah mencapai harga Rp 27.000 perkg.

Di sisi lain, pasokan daging sapi jelang Hari Raya Idul Adha 2022 masih terpantau aman. Anis, salah satu pedagang daging sapi menyampaikan harga daging sapi saat ini yaitu sekitar Rp 150.000 sekilonya. “Pasokan daging sapi dari RPH (rumah potong hewan) Palembang terjamin keamanan untuk konsumen,” ujar Anis. Secara keseluruhan, di kota Palembang tercatat beberapa perbedaan harga dari satu pasar dengan pasar lainnya. Meski begitu kenaikan harga ini terbilang masih terkendali. “Harga di Provinsi Sumatera Selatan sangat terkendali dan ketersediaan pangan memenuhi untuk daerah Provinsi Sumatera Selatan. Kebutuhan dan harga di Palembang tidak ada gejolak yang signifikan,” terang Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Idha Widi Arsanti.

Dedi Nursyamsi mengatakan, pihaknya akam bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumatera Selatan agar ketersediaan bahan pangan pokok tercukupi. “Kita juga mendorong petani agar meningkatkan budidaya. Tentu saja untuk koordinasi logistik akan terus dilakukan agar tidak ada kenaikan signifikan dan stok bisa tercukupi,” tutur Dedi. “Provinsi Sumsel akan terus melakukan koordinasi dengan satgas pangan pertanian agar memenuhi kebutuhan pokok. Apabila nantinya gabisa terpenuhi akan ambil dari daerah lain,” ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Selatan, Ruzuan Effendi menambahkan.

Belajar Pertanian

VOKA-PEDIA

Sektor pertanian memiliki informasi dan istilah khusus di dalam beragam aktivitas bidang pertanian. Voka-Pedia atau Vokasi Ensiklopedia dibuat dengan tujuan menjadi kamus rujukan bagi Pusat Pendidikan Pertanian Kementerian Pertanian, yang menyediakan uraian ratusan istilah informasi yang disusun sesuai abjad yang berkaitan dengan dunia pertanian.

MEDIA

Galeri Pusdiktan

Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS)