Pusat Pendidikan Pertanian

The Center of Amazing Excellent Millennials Vocational Education on Agriculture in Indonesia
E-mail

pusdiktan@pertanian.go.id

Jam Buka

Senin - Kamis 07.30 - 16.00 | Jumat 07.30 - 16.30

Terkini

Warta

Agenda

Upcoming Events

Sebagai sebuah pusat pendidikan utamanya dalam bidang pertanian di Indonesia, Pusat Pendidikan Pertanian mengemban tanggung jawab untuk turut serta mengedukasi sumber daya manusia pertanian dan masyarakat Indonesia melalui berbagai macam kegiatan dan acara.

Previous
Next
Kabar Pendidikan

Info Kampus​

Pusat Pendidikan Pertanian menaungi 7 poltektan serta membina sekolah menengah kejuruan pertanian bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kementerian Pertanian melalui BPPSDMP saat ini menyelenggarakan pendidikan menengah vokasi pertanian di 3 (tiga) SMK-PP, dan 84 SMK bidang pertanian lainnya di bawah pemerintah daerah dan swasta atau yayasan.

Hi, I’m a Tooltip

Tekan pin pada gambar untuk informasi lebih lanjut.

135 +

Kerja Sama

297 +

Pengajar

2840 +

Peserta Didik

2674 +

Lulusan Terbaik

Warta Kampus

Kerja Sama

Kemitraan & Kolaborasi

Faktual​

Bicara Fakta​​

TANGERANG – Kementerian Pertanian, melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) dan Gabungan Produsen Gula Indonesia (GAPGINDO) berkomitmen dalam menyiapkan SDM Industri gula yang handal.

Pada Jumat, (29/12/2023) bertempat di Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI),dilaksanakan bahasan implementasi kerjasama terkait link and match kurikulum, permagangan, penerimaan mahasiswa baru, dan serapan lulusan melalui ikatan kontrak kerja.

Hal ini merupakan bentuk komitmen BPPSDMP dalam mewujudkan harapan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman bahwa tongkat estafet pertanian harus segera diberikan kepada generasi milenial. sebab merekalah yang akan meneruskan sektor pertanian yang akan semakin mandiri, maju dan modern.

Hal senada disampaikan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan [BPPSDMP] Dedi Nursyamsi yang mengatakan generasi milenial didorong untuk mengambil peran khususnya di sektor Industri Tebu dan Gula.

“Melalui pendidikan vokasi,Kementan melahirkan SDM yang kompetitif sebagai tenaga kerja industri tebu yang andal dan unggul selaku job seeker serta sebagai pengusaha pertanian milenial andal, kreatif, inovatif, profesional, serta mampu menyerap lapangan pekerjaan sektor industri tebu Indonesia sebanyak mungkin” kata Dedi.

Seluruh UPT pendidikan vokasi BPPSDMP yang dikoordinasikan oleh Pusat Pendidian Pertanian (Pusdiktan), yaitu Polbangtan, PEPI, dan SMKPP ikut serta dalam implementasi kerjasama ini.

Penyelarasan kurikulum mencakup kajian budidaya/produksi tebu pada lahan ekstrim dan rawa yang menuntut pengusaaan teknologi terapan tertentu, serta kemampuan penggunaan peralatan otomasi yang modern.

Kepala Pusat Pendidikan Idha Widi Arsanti, berharap skema kurikulum link and match dapat segera diimplementasikan sehingga penyiapan SDM industri gula baik di perkebunan tebu maupun di pabrik tebu melalui program pendidikan vokasi di Kementerian Pertanian dapat segera dilakukan.

Ketua Umum GAPGINDO, Syukur Iwantoro menyatakan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata dukungan Kementerian Pertanian melalui BPPSDMP menyiapkan SDM pertanian untuk memperkuat industri gula sehingga mampu meningkatkan produksi gula dalam negeri baik gula konsumsi maupun gula industri.

Syukur menyadari masih rendahnya kapasitas produksi gula yang disebabkan oleh ketersediaan dan kompetensi SDM industri gula yang terbatas sementara ketersediaan lahan produksi yang sangat potensial untuk dikelola dan telah diterapkannya teknologi pengolahan tebu menjadi gula yang telah modern.

Moderninasi peralatan pengolahan tebu di pabrik tebu ini tentu diharapkan akan menarik kaum muda untuk bekerja di industri gula.

Dalam pertemuan tersebut, disepakati beasiswa menempuh program pendidikan vokasi pada UPT Pendidikan BPPSDMP yang menyasar masyarakat sekitar lokasi pabrik untuk mendukung peningkatan kualifikasi pendidikan SDM industri gula.

Setelah menyelesaikan pendidikan, lulusan akan ditempatkan langsung di pabrik gula terkait dan menjalani ikatan kontrak kerja/ ikatan dinas dengan perusahaan gula.

Kriteria seleksi calon peserta akan ditentukan dalam bahasan lebih lanjut mengingat program yang diselenggarakan di Polbangtan dan PEPI adalah Diploma III dan Sarjana Terapan, sedangkan di SMKPP adalah program pendidikan menengah vokasi yang memiliki capaian kompetensi berbeda.

Mengawali kerjasama ini, penyelarasan kurikulum dilakukan di 3 lokasi, yaitu lokasi spesifikasi lahan rawa di di Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, bersama PT Pratama Nusantara Sakti, spesfisikasi lahan kering berbatu di di Waingapu, Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama PT Muria Sumba Manis dan lokasi spesifikasi lahan normal di Kab Malang dan Blitar bersama PT Rejoso Manis Indo, PT Kebun Tebu Mas, PT Rajawali I, dan PT Kebon Agung.

Semua inisiatif ini membuktikan komitmen bersama untuk memastikan implementasi skema kerjasama berjalan efektif dan berdampak positif dalam memajukan sektor perkebunan tebu di Indonesia serta menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan siap berkontribusi dalam industri gula nasional.

Belajar Pertanian

VOKA-PEDIA

Sektor pertanian memiliki informasi dan istilah khusus di dalam beragam aktivitas bidang pertanian. Voka-Pedia atau Vokasi Ensiklopedia dibuat dengan tujuan menjadi kamus rujukan bagi Pusat Pendidikan Pertanian Kementerian Pertanian, yang menyediakan uraian ratusan istilah informasi yang disusun sesuai abjad yang berkaitan dengan dunia pertanian.

MEDIA

Galeri Pusdiktan

Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS)